Gajah yang berkepala besar juga adalah
simbol dari manusia yang seharusnya mempunyai volume otak yang besar
dalam artian mempunyai kemampuan intelektual yang tinggi.
2. Telinga yang lebar adalah simbol laksana kebijaksanaan untuk banyak mendengarkan.
Bagi para pelajar mendengarkan ucapan
guru, bagi pemimpin mendengar pendapat bawahannya, bagi para cendekiawan
mendengarkan kritik atau pendapat orang lain. Semuanya untuk didengar,
dipikirkan, dan dipertimbangkan untuk mengambil langkah selanjutnya.
3. Berbelalai yang panjang, maknanya dapat memanfaatkan kemampuan yang ada untuk segala keperluan.
Patung Ganesa ada yang belalainya
menjulur ke kanan disebutWalamburi, dan ada yang menjulur kekiri,
disebut Idamburi. Yang menjulur di tengah tidak diberi nama, karena
dianggap sesuatu yang normal.
4. Taring yang patah menyebabkan Ganesa juga disebut sebagai Ekadanta artinya yang bertaring satu.
Taring yang patah adalah taring yang di
sebelah kanan merupakan simbul pendukung kehidupan yang sejati (berwujud
nyata) yang melenyapkan ilusi, sehingga kedua taring itu yang patah dan
ynag utuh adalah simbul kesatuan antara yang berwujud dan yang tidak
berwujud.
5. Ganesa berbadan gemuk dengan perut yang buncit, melambangkan semua manifestasi Hyang Widhi ada di dalam diri-Nya.
6. Ganesa mengendarai tikus (musaka) simbol Atman (roh) yang menguasai semua bentuk perwujudan mahluk hidup.
7. Sikap tangan Ganesa yang memberikan anugerah (varamudra) sebagai tanda Ia yang memenuhi segala keinginan.
Tangan lain yang bersikap mengusir
kecemasan (abhayamudra) juga menolak segala halangan, bahaya, dan
penderitaan. Sikap tangan yang membawa tali penjerat sebagai simbol
penguasaan alam semesta oleh Hyang Widhi dan Ia juga mengatasi
kehancuran (moha).
8. Bertangan empat, simbol penguasaan Catur Veda, penguasaan empat unsur alam semesta, atau segala penjuru alam semesta.
9. Menduduki tengkorak (kapala) artinya sebagai keluarga Siva (Dewa pralina).
Ciri lain dari Ganesa sebagai putra Dewa
Siva adalah penggunaan permata di kening yang disebut sebagai trinetra
atau cudamani yaitu mata ketiga Dewa Siva, lembu Nandini sebagai
kendaraan Siva, dan Ular sebagai senjata Siva, serta hiasan candrakapala
pada gelungan rambut/ mahkotanya.