Sabtu, 28 September 2013

Patung Ganesa

Ganapati digambarkan sebagai manusia berkepala gajah untuk menunjukkan kesatuan mahluk kecil (manusia) sebagai mikro kosmos dengan Yang Maha Agung sebagai makro kosmos.
Gajah yang berkepala besar juga adalah simbol dari manusia yang seharusnya mempunyai volume otak yang besar dalam artian mempunyai kemampuan intelektual yang tinggi.
2. Telinga yang lebar adalah simbol laksana kebijaksanaan untuk banyak mendengarkan.
Bagi para pelajar mendengarkan ucapan guru, bagi pemimpin mendengar pendapat bawahannya, bagi para cendekiawan mendengarkan kritik atau pendapat orang lain. Semuanya untuk didengar, dipikirkan, dan dipertimbangkan untuk mengambil langkah selanjutnya.
3. Berbelalai yang panjang, maknanya dapat memanfaatkan kemampuan yang ada untuk segala keperluan.
Patung Ganesa ada yang belalainya menjulur ke kanan disebutWalamburi, dan ada yang menjulur kekiri, disebut Idamburi. Yang menjulur di tengah tidak diberi nama, karena dianggap sesuatu yang normal.
4. Taring yang patah menyebabkan Ganesa juga disebut sebagai Ekadanta artinya yang bertaring satu.
Taring yang patah adalah taring yang di sebelah kanan merupakan simbul pendukung kehidupan yang sejati (berwujud nyata) yang melenyapkan ilusi, sehingga kedua taring itu yang patah dan ynag utuh adalah simbul kesatuan antara yang berwujud dan yang tidak berwujud.
5. Ganesa berbadan gemuk dengan perut yang buncit, melambangkan semua manifestasi Hyang Widhi ada di dalam diri-Nya.
6. Ganesa mengendarai tikus (musaka) simbol Atman (roh) yang menguasai semua bentuk perwujudan mahluk hidup.
7. Sikap tangan Ganesa yang memberikan anugerah (varamudra) sebagai tanda Ia yang memenuhi segala keinginan.
Tangan lain yang bersikap mengusir kecemasan (abhayamudra) juga menolak segala halangan, bahaya, dan penderitaan. Sikap tangan yang membawa tali penjerat sebagai simbol penguasaan alam semesta oleh Hyang Widhi dan Ia juga mengatasi kehancuran (moha).
8. Bertangan empat, simbol penguasaan Catur Veda, penguasaan empat unsur alam semesta, atau segala penjuru alam semesta.
9. Menduduki tengkorak (kapala) artinya sebagai keluarga Siva (Dewa pralina).
Ciri lain dari Ganesa sebagai putra Dewa Siva adalah penggunaan permata di kening yang disebut sebagai trinetra atau cudamani yaitu mata ketiga Dewa Siva, lembu Nandini sebagai kendaraan Siva, dan Ular sebagai senjata Siva, serta hiasan candrakapala pada gelungan rambut/ mahkotanya.